ANUGERAH PRESTASI MAHASISWA
FAKULTAS PSIKOLOGI DAN ILMU SOSIAL BUDAYA
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
TAHUN AKADEMIK 2020/2021

Kepada Yth.
Mahasiswa/i
Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya
Universitas Islam Indonesia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Berkenaan dengan akan diadakannya Pemilihan Mahasiswa Berprestasi/Anugerah Prestasi Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, dengan ini kami sampaikan informasi terkait Pemilihan Mahasiswa Berprestasi FPSB UII.

A. JENIS PENGHARGAAN PRESTASI MAHASISWA
1. Penghargaan Mahasiswa Teladan/ Berprestasi Utama
Diberikan kepada mahasiswa yang memiliki indeks prestasi komulatif tinggi, memiliki karya tulis, aktif dalam kegiatan intra dan ekstra kurikuler dan mampu berbahasa Inggris.
2. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Penelitian/ Karya Tulis Ilmiah
Diberikan kepada mahasiswa yang aktif melakukan riset pustaka, riset laboratorium, riset lapangan, dan atau memperoleh penghargaan dari lomba karya tulis ilmiah dan atau aktif menjadi staf/asisten penelitian.
3. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Komunikasi/ Publikasi
Diberikan kepada mahasiswa yang memiliki tulisan di media massa (lokal maupun nasional) dan atau makalah yang dipresentasikan dalam kegiatan ilmiah/pengabdian masyarakat dan atau modul pelatihan dan atau pendapat-pendapatnya dikutip oleh media massa (media cetak maupun elektronik) dan juga buku yang diterbitkan.
4. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Kesenian/ Karya Kreatif/ Entrepreneurship
Diberikan kepada mahasiswa yang memenangkan lomba/memperoleh penghargaan/aktif dalam kegiatan bidang Kesenian/Karya Kreatif/Enterpreneurship, termasuk mengikuti berbagai pameran dan aktif dalam kegiatan produksi kesenian/entrepreneur/karya kreatif (seni tari, film, fotografi, kewirausahaan, dan sebagainya).
5. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Olahraga
Diberikan kepada mahasiswa yang memenangkan lomba/pertandingan olah raga mulai dari tingkat kampus sampai dengan internasional.
6. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Pembimbingan/ Pendampingan
Diberikan kepada mahasiswa yang aktif sebagai asisten atau pendamping kegiatan mahasiswa, baik intra kurikuler maupun ekstra kurikuler.
7. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Akademik
Diberikan kepada mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi (IP) tertinggi di program studi (dua semester terakhir).

B. PERSYARATAN UMUM
Persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk melakukan pendaftaran Pemilihan Mahasiswa Berprestasi FPSB UII tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemohon adalah mahasiswa aktif Angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020 Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia.

C. PERSYARATAN KHUSUS
1. Fotocopy/ scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
2. Formulir pendaftaran sesuai dengan kategori yang akan diikuti.
3. Prestasi yang dapat diikutsertakan pada pemilihan mahasiswa berprestasi utama adalah prestasi yang diperoleh selama 3 tahun terakhir (1 April 2018 – 31 Maret 2021).
4. Prestasi yang dapat diikutsertakan pada pemilihan mahasiswa berprestasi bidang-bidang adalah prestasi dalam 1 tahun terakhir (1 April 2020 – 31 Maret 2021).
5. Mendaftarkan formulir dan bukti-bukti ke Unit Kerja Dekanat.

D. WAKTU PELAKSANAAN
Terlampir sebagaimana di cover

E. PROSEDUR PENDAFTARAN
1. Mengunduh berkas formulir pendaftaran sesuai dengan kategori yang akan diikuti melalui tautan https://s.id/FormPendaftaranMawapresFPSB (setiap peserta dapat mendaftar di lebih dari 1 kategori).
2. Seluruh berkas dikumpulkan secara online dengan turut menyertakan berkas-berkas lain yang relevan dengan kategori yang didaftarkan melalui tautan https://s.id/DaftarMawapresFPSB.
Khusus untuk Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Bidang Akademik, mahasiswa tidak mengajukan BUKTI prestasi. Bukti prestasi akan diambil dari sistem informasi Akademik UII (khusus bagi mahasiswa Angkatan 2019, 2018 dan 2017)
F. LAIN-LAIN
1. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi (Whatsapp) +6282213320440 a.n Ibu Dian Febriany.
2. Pengajuan Mahasiswa Berprestasi ini tidak dipungut biaya.

Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

—-

NB: File PDF Download

Oleh: Rizki Farani (dosen Prodi PBI)—-

Setiap manusia memiliki kemampuan dan potensi dalam dirinya, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Surah At Tin (QS. 95), ayat 4:

لَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِیۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِیۡمٍ ۫

Artinya: Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya namun pengembangan potensi diri belum tentu secara otomatis tampak. Setiap individu perlu berusaha untuk membangun potensi diri secara bertahap sesuai dengan karakter agar tujuan hidup dapat tercapai (Moerdijat, 2020 ). Satu diantara strategi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi diri adalah membangun visi hidup. Menurut Senge (1990), visi personal datang dari dalam diri seseorang. Beberapa orang mungkin memiliki tujuan hidup tetapi tidak ada visi dalam tujuan hidup tersebut. Mereka terlalu terfokus pada keinginan agar semua masalah dalam dunia ini segera selesai, misalnya “kita ingin lingkungan bersih”, “kita ingin tingkat kriminalitas menurun” atau “kita ingin sistem pendidikan membaik” tetapi mereka tidak fokus ke cara untuk mencapai tujuan tersebut. Mereka hanya fokus kepada menghilangkan masalah, bukan menyelesaikan masalah.
Pembangungan visi sejak awal dapat membantu untuk berkomitmen pada usaha yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan. Dampak positif dari memiliki visi hidup adalah seorang individu memiliki semangat untuk tidak mudah menyerah. Mereka juga menjadi individu yang lebih berkomitmen, berinisiatif, cepat belajar, bertanggungjawab dan memandang kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar, (Senge, 1990 ). Membangun visi personal memang tidak mudah, terdapat banyak faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam mengembangkan diri, yaitu: rasa percaya diri, literasi terkait tujuan yang akan dicapai, dukungan keluarga dan lingkungan, akses yang luas untuk mencari informasi, keterampilan untuk mengatur strategi mencapai tujuan dan bekerjasama dalam tim. Deretan faktor ini menunjukkan bahwa proses pengembangan potensi diri merupakan sebuah proses yang panjang. Visi merupakan langkah awalnya saja, namun di balik visi hidup, terdapat serangkaian proses lagi yang perlu kita jalani. Agar dapat memaksimalkan visi diri dalam mengembangkan potensi, kita perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Awali langkah kita dengan proses refleksi diri agar kita dapat merenungi makna dan tujuan hidup kita sebagai manusia.
b. Kenali kekuatan dan kelemahan diri kita agar kita mudah menyusun strategi untuk mencapai tujuan sesuai dengan karakter diri kita.
c. Bangun prinsip diri agar kita tidak mudah goyah dengan bermacam-macam faktor internal dan ekternal yang mungkin menghambat langkah kita.
d. Fokus pada pengembangan diri yang sudah kita susun untuk masa depan. Maafkanlah segala masa lalu yang mungkin pernah menjadi penghalang kemurnian hati.
e. Menyelesaikan semua masalah dengan kepala dingin dan rasional yang baik sehingga kita bisa mengambil keputusan dengan tenang.
Langkah dasar tersebut merupakan ikhtiar awal yang dapat menjadi fondasi untuk mendampingi visi dasar hidup kita. Setelah hati merasa mantap untuk melangkah, kita dapat menyusun beberapa strategi praktis dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
a. Manajemen waktu. Buatlah skala prioritas dari setiap kegiatan agar kita mengerjakan sesuatu secara proporsional sesuai dengan amanahnya. Mengerjakan sesuatu secara berlebihan dapat membuat jadwal hidup tidak seimbang sehingga ada beberapa amanah yang akan terlupakan.
b. Banyak belajar hal baru. Pengetahuan terdiri dari bermacam-macam bidang sehingga kita jangan terpaku pada satu bidang saja. Kita perlu mengembangkan kompetensi di beberapa bidang agar hard skill dan soft skill terasah dengan baik.
c. Temukan teman belajar yang positif. Lingkungan belajar perlu diatur untuk mendukung tujuan kita. Jangan ragu untuk melangkah dari beberapa hubungan yang sekiranya membawa dampak negatif dalam diri. Kita perlu belajar mengatur kepedulian antara peduli pada diri sendiri dan peduli pada orang lain. Take care of yourself is not a selfish act.
d. Melakukan monitoring diri secara berkala. Proses pengembangan diri perlu dijaga agar kita tidak berhenti di tengah jalan. Sempatkanlah waktu untuk memonitor kemajuan langkah kita. Monitoring dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, misalnya membuat catatan harian, membuat to do list atau berdiskusi dengan rekan sejawat dan keluarga.
Islam sangat mendukung pengembangan potensi. Seperti dijelaskan dalam surah Yusuf ayat 87:
يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ
لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
Artinya: Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir (https://tafsirq.com)
Kesempatan mengembangkan diri merupakan salah satu rahmat Allah SWT sehingga manusia harus selalu semangat meningkatkan potensi dalam berbagai aspek kehidupan. Segala ujian dalam hidup adalah hal yang wajar namun kita jangan bersedih dan harus tetap melangkah, seperti yang disebutkan dalam surah Ali Imran ayat 139:
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Artinya: Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman (https://tafsirq.com)
Percayalah, Allah SWT mengetahui apa yang terbaik bagi kita. Tugas kita adalah terus berusaha dan tidak berhenti berjuang. Apapun hasil dari usaha kita, itulah yang terbaik bagi kita. Selama kita selalu berusaha, berdoa dan bertawakal, Allah pasti akan selalu memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang kita jalani. Bismillah, mari luruskan niat, bangun visi hidup, susun langkah stategis untuk mencapai potensi diri yang maksimal.

Daftar Pustaka

Moerdijat, L. (2020 ). Penerapan The Fifth Dicipline pada Pendidikan di Indonesia saat Pandemi Covid 19 . Sukma: Jurnal Pendidikan , 89-120.
Muslim, R. (2021, Maret 16). QS. At Tin ayat 4. Retrieved from Risalah Muslim : https://risalahmuslim.id/quran/at-tin/95-4/
Senge, P. M. (1990 ). The Fifth Dicipline: The Art and Practice of the Learning Organization . New York: Doubleday .
TafsirQ, T. K. (2021, Maret 20). Surah Ali Imran ayat 139. Retrieved from TafsirQ: https://tafsirq.com/3-ali-imran/ayat-139
TafsirQ, T. K. (2021, Maret 20). Surah Yusuf ayat 87. Retrieved from TafsirQ: https://tafsirq.com/12-yusuf/ayat-87

Assalamu’alaikum wr. wb

Halo teman-teman semua! semoga teman-teman dalam keadaan sehat dan bahagia yaa!
Ngomongin tentang karir sebagai lulusan psikologi di masa depan, gimana gambaran teman2 tentang berkarir nanti? Nah, yuk kita ikuti Webinar yang diadakan oleh Prodi Psikologi UII berikut:

CAREER DEVELOPMENT CLASS
📌Tema:
“Career Agility : Leverage Your Strengths & Design Your Work”
📌Pemateri Utama:
Moch Johan Pratama, S.Psi., M.Psi., Psikolog
(Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Universita Lampung)

— Kelas Alumni —
Experience and Knowledge Sharing with Alumni
📌Pemateri :
– Nur Haris Ali, S.Psi., M.Sc(Psych.)
– Mirza Muhammad Iqbal, S.Psi
– Fajrul Falah, S.Psi
– Rama Sahid, S.Psi
– M. Soleh, S.Psi., MM., CLNP., CRGP.
– Monica Tiara, S.Psi
– Jaan Pamuji, S.Psi., M.Si
– Hikmah Putri, S.Psi
– Tisna Eka Darwati, S.Psi., S.Sos
– Dona Paramita, S.Psi., M.Pd
– Novin Aliah, S.Psi
.
Webinar akan diselenggarakan pada:
🗓Hari/Tanggal: Sabtu, 27 Maret 2021
🕗Waktu : 08.00 – 12.00 WIB
🎬 Tempat : Via Zoom Meeting (ID Meeting: 451 016 5689)
.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui link dibawah ini:
https://bit.ly/KelasAlumniPsikologi2021
.
Maksimal Pendaftaran hari Kamis, 25 Maret 2021
.
Yuk teman-teman segera daftar, ya! 😊 pastinya seru banget, dan ada banyak perspektif baru tentang karir sebagai sarjana psikologi yang bisa kita dapatkan dari alumni-alumni kita. Sampai jumpa teman-teman!

Dalam rangkan meningkatkan kapasitas dan kualitas Bahasa Inggris mahasiswa maupun lulusan agar kemudian bisa berkompetisi di kancah Nasional maupun Internasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan kerjasama saling menguntungkan dengan Briton English Education. Read more

Seminar Karir #3
Menekuni CSR: Bekerja untuk Kesejahteraan Sesama

–  Jangan ketinggalan dalam mengikuti Seminar Karir Part-3 dengan narasumber: Dwinanto Kurniawan (General Manager Corporate Secretary di PT Polytama Propindo Petrochemical Company)
– Ikuti sesinya di acara pelepasan dan pembekalan wisudawan FPSB UII.
– Wajib bagi lulusan FPSB UII angkatan periode periode 2 dan 3 TA 2020/2021
– Terbuka untuk Alumni dan Mahasiswa UII

Pelaksanaan :

🔊 Senin
📆 15 Sya’ban 1442 H | 29 Maret 2021
⏰ Pukul 9.30 – 12.00 WIB
💻 Pukul 9.30 zoom akan dibuka untuk mulai admisi peserta
🎥 Media by zoom dan WhatsApp Group
–  Registration
https://s.id/careercoachingpart3

– Kontak Informasi Farhan wa.me/6282137229019
– Live streaming
https://www.facebook.com/daa.kuliah.7
– Live delay

https://www.youtube.com/c/FPSBUII/videos
– Wisudawan/wisudawati Periode 2 dan 3 TA 2020/2021 Wajib ikut sebagai syarat Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai

Kesehatan dan Islam itu sangat dekat, di mana kesehatan itu bagian dari Islam itu sendiri. Sebagai muslim, kita perlu menjaga kesehatan dengan mengikuti petunjuk yang ada dalam Al Quran maupun mengikuti pola hidup sehat yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Read more