Foto: Stadium Generale Prodi Ilkom menghadirkan dua pembicara (Kanan) Muhammad Arrozi (Head of Public Relations Kompas Gramedia sekaligus Alumnus Ilmu Komunikasi UII)

Stadium Generale Mahasiswa Ilmu Komunikasi, “Dampingi Gen Z Hadapi Era Disrupsi”

Stadium Generale Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023

Foto: Stadium Generale Prodi Ilkom menghadirkan dua pembicara (Kanan) Muhammad Arrozi (Head of Public Relations Kompas Gramedia sekaligus Alumnus Ilmu Komunikasi UII)

Prodi Ilmu Komunikasi menggelar kegiatan Stadium Generale yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023. Menghadirkan dua pembicara yaitu Indra Dwi Prasetyo (The Most Outstanding Youth 2022 Kepenpora RI, Blue Ocean Strategy Fellowship, Co Chair of Y20 Indonesia 2022) dan Muhammad Arrozi (Head of Public Relations Kompas Gramedia, Alumnus ilkom UII). Mengangkat tema “Berani Berinovasi dan Berprestasi di Era Disrupsi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (21/10/2023), bertempat di Read more

Melacak Kearifan Lokal dan Membangun Budaya Mitigasi: Refleksi Jurnalisme Bencana Indonesia dan Jepang

Ketiga Pemateri (Kiri) Muzayin Nazaruddin, S.Sos., M.A., (Tengah) Yoshimi Nishi, dan (Kanan) Ahmad Arif

Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi jurnalisme dalam The 4th Annual Workshop on Globalization 2023. Mengangkat tema “Media and Disaster Journalism: Comparing Indonesian and Japanese Experiences”, workshop ini bertujuan untuk membandingkan pengalaman jurnalistik di Indonesia dan Jepang dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini diselengggarakan oleh International Program Prodi Ilmu Komunikasi UII dan digelar pada Kamis (19/10/2023).

Acara dibuka dengan pemaparan mendalam oleh Yoshimi Nishi, Ph.D., Profesor dan Peneliti di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), Kyoto University, Jepang. Nishi memaparkan bagaimana Jepang, negara yang sering dilanda bencana, membangun budaya mitigasi yang kuat melalui pewarisan ingatan kolektif.

Nishi menjabarkan bagaimana media populer, seperti film dan drama, berperan penting dalam membentuk kesadaran nasional tentang bencana. “Film dan literatur mungkin tidak menggerakkan kekuatan politik, tetapi mereka mencerminkan keadaan pikiran yang pada akhirnya dapat mendominasi ruang sosial”, ujarnya mengutip Henri Chambert-Loir.

Salah satu contoh yang Nishi soroti adalah film “Your Name” (2016), yang mengangkat kisah keluarga yang mewarisi kekuatan untuk mencegah bencana dari komet yang jatuh ke Bumi. Selain film fiksi ilmiah, Nishi juga menyinggung film monster “Shin Godzilla” (2016) dan drama seri populer seperti “Crimson fate” (1976) dan “Oshin” (1983-1984).

Beralih ke konteks Indonesia, Ahmad Arif, Ketua Umum Jurnalis Bencana untuk Indonesia dan Jurnalis Kompas, menyoroti bagaimana tsunami Aceh 2004 dan tsunami Jepang 2011 memberikan pelajaran berharga bagi dunia jurnalistik.

“Di Indonesia, media cenderung memprioritaskan penggambaran tragedi untuk mendorong empati masyarakat. Namun, mereka kurang memberikan liputan pada kesiapsiagaan dan fase pascabencana, yang penting dalam mendorong pengurangan risiko bencana,” ungkap Arif.

Ia membandingkan dengan pendekatan media Jepang yang cenderung menghindari kisah-kisah kesedihan dan kehancuran. “Jurnalis Jepang lebih fokus pada penyampaian harapan dan pembelajaran tentang bagaimana menghadapi situasi bencana,” tambahnya.

Muzayin Nazaruddin, Peneliti Komunikasi Bencana dan Lingkungan di UII, menambahkan bahwa media di Indonesia masih didominasi paradigma “bad news is good news” dalam meliput bencana. Ia mendorong transformasi paradigma ke arah “jurnalisme pengurangan risiko bencana”, yang lebih menekankan pada edukasi dan mitigasi.

Workshop ini ditutup dengan diskusi yang dinamis, di mana para peserta berbagi pengalaman dan gagasan tentang cara membangun jurnalisme bencana yang lebih baik di Indonesia. (Yopa)

Read more

Prodi Hubungan Internasional Wakili UII dalam Kunjungan Kemitraan dari Mathias Corvinus Collegium (MCC), Hungaria

Foto bersama antara perwakilan dan delegasi MCC dengan UII

Dosen dan mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional FPSB UII mendapatkan kesempatan sebagai perwakilan dari UII dalam menyambut kunjungan kemitraan dan diskusi riset dengan Mathias Corvinus Collegium (MCC) dari Hungaria. MCC adalah sebuah lembaga pendidikan swasta terbesar di Hungaria yang terletak di Budapest, Hungaria yang bertujuan memberikan program beasiswa, asrama, sekaligus menjadi think thank bagi pemerintah serta lembaga pendidikan yang menawarkan kesempatan ekstrakulikuler bagi mahasiswa baik dalam dan luar negeri. Kegiatan kunjungan ini diadakan pada Kamis (19/10/2023) bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII. Read more

HIKMAH BERINTERAKSI DENGAN AL QUR’AN

Oleh: Nizamuddin Sadiq, Ph.D. (Dosen Prodi PBI) —–

Dalam kesempatan memberikan sambutan ketika menerima kembali delapan belas doktor baru lulusan tahun 2022 dari universitas dalam dan luar negeri, Rektor Universitas Islam Indonesia mengawalinya dengan menyampaikan fakta bahwa satu diantara tiga mahasiswa doktoral tidak dapat menyelesaikan studinya. Oleh karena itu, rektor mengajak semua yang hadir untuk sejenak termenung dalam diam dan mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas karuniaNya yang membahagiakan tersebut. Ajakan rektor tersebut saya sambut dengan khusyuk. Sembari mengucapkan do’a syukur karena dapat menuntaskan studi doktoral di Inggris yang harus harus ditempuh dalam waktu relatif panjang dan melelahkan. Sebuah perjalanan yang sejatinya mengikuti jalan takdir. Read more

MEMBANGUN GENERASI MUDA ADAPTIF DENGAN PENDIDIKAN ISLAM DAN MULTIKULTURALISME

Oleh: Ista Maharsi (Dosen Prodi PBI)—–

Anak:     “Bunda, sekolah di sekolah negeri itu gimana sih? Kalau mondok itu apa? Temanku Salsa disuruh Mamanya ke full day school. Aku sekolah di mana?”

Ibu:        “Kalau Nayla sekolah di sekolah negeri, itu artinya Nayla akan bertemu dengan teman-teman yang berasal dari keluarga dengan kebiasaan dan agama yang berbeda-beda. Kalau sekolah di pondok, itu adalah sekolah Islam tradisional, aturan-aturan Islam, teman semua Islam, dan semua kegiatan sesuai dengan aturan Islam. Sekolah ini dipimpin oleh seorang Kyai atau Bu Nyai yang bertanggungjawab atas pondok. Nah, jaman sekarang, ada yang namanya pondok modern atau kadang disebut sebagai full day school yakni sekolah umum dan sekolah agama Islam yang dijadikan satu.” (Nayla, 12 tahun)

Read more

Inspiring Talk: Menginspirasi Karier Pemuda Masa Depan

Open New Doors with International Relation UII. Demikian tema Career Talk yang diselenggarakan oleh Prodi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu, 17 Juni 2023 di Auditorium Abdul Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII. Hadir sebagai pemateri adalah Muhammad Hidayat Hasan, S.Hub. seorang pegiat sosial yang saat ini bekerja di IOM UN Migration, Najla Indah Annisa yang saat ini bekerja staff pendukung DPD RI, serta seorang Creativepreneur yang cukup terkenal di media sosial, Danang Giri Sadewa. Read more

Ambassadorial Lecture: Muslim Youth and Diplomacy

Muslim Youth and Diplomacy. Demikian tema yang diambil dalam kegiatan Ambassadorial Lecture yang diselenggarakan oleh Prodi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia,  Sabtu, 17 Juni 2023 di Auditorium Abdul Kahar Muzakir Kampus Terpadu UII. Read more

Diplomasi Ekonomi Indonesia dalam Kerangka EFTA

Keuntungan dari kerjasama dengan negara-negara EFTA diantaranya adalah untuk peningkatan akses pasar dan daya saing produk-produk Indonesia, peningkatan investasi pelaku usaha dari negara-negara EFTA ke Indonesia khususnya di sektor teknologi tinggi, peningkatan kapasitas standar bidang pendidikan dan pelatihan, pemanfaatan EFTA sebagai pintu masuk produk Indonesia ke Uni Eropa serta peningkatan kerjasama yang lebih luas untuk mengoptimalkan pemanfaatan perjanjian. Read more