Pesona Ta’aruf (Pekta) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang akrab dengan menggunakan nama SERUMPUN (Semarak Ta’aruf Mahasiswa Penuh Makna) tahun  2021 kali ini mengangkat tema budaya Jawa. Mulai dari tema SERUMPUN yang mengambil “Hamemayu Hayuning Bawana Ambrasta Dur Hangkara”  atau jika diartikan adalah menjaga, memperindah, dan menyelamatkan dunia, serta memberantas segala bentuk kejahatan, serakah dan juga tamak,  maupun logo yang mengambil bentuk Elang Jawa dengan kepala mirip canting yang menggambarkan harmoni sebagai wujud dari kemanusiaan dan kehati-hatian. SERUMPUN sendiri dilaksanakan selama 2 hari, yakni Rabu dan Kamis, 22-23 September 2021. Meski dilaksanakan secara daring, namun mahasiswa baru FPSB UII cukup antusias untuk mengikuti kegiatan SERUMPUN tersebut. Setidaknya, ada sekitar 800 lebih mahasiswa baru yang hadir di hari pertama dan kedua.

Kegiatan SERUMPUN diawali dengan sambutan-sambutan dari ketua DPM, Ketua LEM, Ketua SC, Ketua OC, dan juga Dekan FPSB UII, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag., Psikolog dalam sambutannya berharap agar mahasiswa bisa menjadi rahmatan lil’alamiin atau memberi manfaat bagi seluruh makhluk Allah SWT.  Mahasiswa pun diharapkan akan menempuh perkuliahan dengan sebaik mungkin hingga bisa memperoleh ilmu dan kompetensi yang baik. Selain itu Dekan juga berharap agar para mahasiswa kelak akan tumbuh sebagai pemimpin dengan pribadi yang matang dan banyak memberi kontribusi pada kehidupan. “Ketika kita sudah memulai, maka kita harus menuntaskannya. ketika Anda memilih UII, maka tidak ada kata lain selain anda harus menuntaskannya”, pesannya.

Rangkaian acara lainnya pada hari pertama tersebut iantaranya adalah pengenalan fakultas, pengenalan literasi informasi perpustakaan UII, pengenalan prodi di lingkungan FPSB UII, serta pengenalan lembaga kemahasiswaan dan HMJ di FPSB UII. Pensi atau pentas seni menjadi acara puncak atau penutup pada hari ke-1 tersebut.

Sedangkan pada hari ke-2 SERUMPUN mengawali kegiatan dengan menyelenggarakan webinar untuk mengenal lebih dekat Hoshizora Foundation (komunitas pelajar Indonesia di Jepang yang peduli dengan pendidikan anak-anak di Indonesia) serta Pondok Tetirah  Dzikir yang terkenal sebagai tempat rehabilitas bagi penyandang narkoba.  Pensi dan guest star pun menjadi rangkaian penutup kegiatan SERUMPUN pada hari ke-2 tersebut.