OLeh : Widodo Hesti Purwantoro— Sholat (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’) merupakan rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Ini artinya bahwa sholat merupakan perintah wajib atau kewajiban bagi siapa saja yang sudah masuk Islam (sudah bersyahadat). Perintah sholat lima waktu merupakan perintah langsung yang disampaikan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Isra’-Mi’raj. Perintah sholat lima waktu merupakan hasil negosiasi besar Nabi Muhammad SAW kepada Allah SWT yang sebelumnya memerintahkan sholat sebanyak 50x sehari.

Meski hanya lima waktu, namun tak sedikit umat Islam yang belum tergerak untuk memenuhi kewajiban tersebut. Padahal jika sholat lima waktu dilaksanakan dengan baik, maka tidak hanya kebaikan akhirat yang akan didapatkan tetapi juga untuk kebaikan di dunia. Banyak sekali manfaat sholat bagi kehidupan manusia di dunia, utamanya yang berkaitan dengan kesehatan yang sudah ditemukan oleh para ilmuwan.

 

Beberapa manfaat dari setiap gerakan sholat yang kita lakukan:

# Gerakan Takbiratul Ihram

Pada gerakan ini, kita diminta untuk berdiri dengan tegak (saat kondisi normal), mengangkat kedua telapak tangan sejajar telinga dengan posisi telapak tangan terbuka (tidak mengenggam), kemudian melipat tangan dan meletakannya di depan perut atau dada bagian bawah.

Pada gerakan ini, otot bahu akan meregang. Sendi-sendi juga bergerak. Gerakan ini ternyata membantu memperlancar aliran darah segar yang kaya akan oksigen, getah bening, menguatkan otot lengan serta mencegah terjadinya ganggun pada persendian.

Kemudian untuk posisi berdiri tegak sendiri selain memperlancar peredaran darah, juga bermanfaat merangsang titik-titik akupuntur yang ada di telapak kaki. Karena posisi ini membuat telapak kaki tertekan sempurna oleh berat badan.

# Gerakan Rukuk

Pada gerakan ini, poisi jantung yang sejajar dengan otak akan memaksimalkan aliran darah di bagian tengah tubuh kita. Posisi ini juga akan membuat tulang belakang meregang seperti senam. In sya Allah posisi ini akan membuat tulang belakang terhindar dari pengapuran, terawat kelenturannya, dan juga membantu mengoptimalkan aliran darah sehingga dapat terus terjaga kesehatan dan fungsinya sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Kemudian untuk posisi kedua tangan yang bertumpu pada lutut akan membuat relaksasi otot khususnya otot bahu hingga ke kaki. Gerakan rukuk ini juga melatih kemih untuk mencegah gangguan prostat.

# I’tidal

Gerakan setelah rukuk atau membungkuk ini ditengarai mampu melancarkan pencernaan. Ini akibat semacam senam perut yakni dari membungkuk, kemudian ke posisi tegak sesaat lalu sujud, memberi efek pijat pada rongga perut.

# Sujud

Posisi sujud adalah posisi menungging dengan bertumpu pada lutut, kedua tangan, sedikit bagian depan telapak kaki dan dahi. Pada posisi ini letak jantung berada di atas otak, sehingga kebutuhan suplai oksigen melalui darah ke otak bisa terpenuhi dengan baik.  Bahkan, ada beberapa syaraf otak yang hanya bisa teraliri darah atau tercukupi oksigennya dengan posisi ini. Hal ini membuat otak menjadi lebih fresh dan normal. Kondisi ini pernah diteliti seorang Professor Biologi di Universitas St. Edward di Austin, Texas, Amerika Serikat yang kemudian membuatnya memilih untuk memeluk Islam (kisah Dr. Fidelma O’Leary).

Selain itu, pada gerakan ini juga memompa aliran getah bening ke leher dan ke ketiak. Gerakan ini juga mengindarkan seseorang dari gangguan wasir.

Khusus untuk ibu-ibu, posisi rukuk dan sujud sangat baik untuk kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

# Duduk iftirosy dan tasyahud dengan tawarruk

Posisi duduk iftirosy dan tasyahud terjadi penekanan di dinding perut sejajar dengan ginjal. Sehingga ginjal lebih terjamin fungsinya secara normal.

Gerakan ini juga membuat badan bertumpu pada pangkal paha yang mengakibatkan terjadinya relaksasi otot-otot dan syaraf pangkal paha. Tekanan vena di atas pangkal atau ujung kaki  juga mengakibatkan darah memenuhi telapak kaki. Kemudian kelenjar keringat juga akan menjadi aktif akibat bertemunya lipatan paha dan betis sehingga membuat saraf dan otot lebih lentur, bekerja seimbang dan melancarkan peredaran darah di kaki. Posisi ini juga akan melenturkan lutut, betis, dan juga jari kaki.

Jika dilakukan dengan benar, posisi ini pun sangat baik untuk kesehatan reproduksi bagi pria yang disebabkan adanya penekanan sesaat posisi tumit pada kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin (prostat), maupun saluran vas deferens yang berfungsi sebagai saluran sperma.

#Gerakan salam

Pada gerakan akhir sholat ini, seperti halnya peregangan dalam olahraga maka akan terasa otot di sekitar leher lebih rileks. Gerakan ini juga membantu melancarkan aliran darahdi kepala, menjaga kekencangan kulit wajah akibat tarikan/peregangan saat menoleh dan juga membantu mengurangi sakit kepala

Selain memberi dampak sehat secara jasmani/fisik, sholat juga mampu memberi dampak sehat secara rohani. Bagi orang awam, kesehatan rohani dimaknai secara sederhana dengan kondisi hati dan atau pikiran yang tentram, nyaman, penuh dengan rasa bahagia, rasa syukur, sabar, optimis atau jauh dari kecemasan, kegelisahan, rasa pesimis, kufur, dan juga kesedihan.

Kondisi tersebut akan tercipta saat seorang hamba terkoneksi langsung dengan penciptnya, yakni Allah SWT. Dan Sholat merupakan salah satu cara agar seorang hamba bisa terkoneksi dengan Alla SWT sebagaimana diterangkan dalam Al Quran :

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS. Thaha: 14).

Dengan koneksi tersebut, Allah SWT juga secara implisit akan memberikan solusi atau jalan keluar dari setiap permasalahan hidup yang dihadapi. Ini ditegaskan dalam Al Quran :

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. AL Baqarah: 45)

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. AL Baqarah: 153)

Kesehatan rohani atau jiwa secara awam juga ditandai dengan manifestasi perbuatan perbuatan baik atau tercegah dari melakukan perbuatan atau mengerjakan sesuatu yang keji dan munkar. Ini pun tertuang dalam Al Quran :

“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”  (QS. Al Ankabut: 45).

Kondisi kejiwaan atau rohani seseorang juga tentu akan sangat tentram, damai, bahagia saat kesalahan atau dosa yang dilakukannya mendapat ampunan dari Allah SWT. Dan lagi-lagi sholat menjadi salah satu pintu untuk memperoleh ampunan Allah SWT, seperti disebutkan dalah Al Quran:

“Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS. Hud: 114).

Dari Hadits Bukhari juga dsebutkan bahwa Abu Hurairah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Bagaimana pendapat kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, lalu ia mandi lima kali setiap hari. Apakah kalian menganggap masih ada kotoran (daki) yang tersisa padanya?”  Para sahabat menjawab : “Tidak akan ada yang tersisa sedikitpun kotoran padanya.” Lalu beliau bersabda “Seperti itu pula dengan shalat 5 waktu. Dengannya Allah akan menghapus semua kesalahan.” (HR Bukhari).

Terlepas dari besarnya manfaat sholat bagi kesehatan jasmani dan rohani kita, hendaknya kita memang menunaikan kewajiban sholat lima waktu tersebut dengan penuh keikhlasan sebagai bukti keimanan, kebersyukuran, ketaatan sekaligus cinta kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Jangan pernah kita meninggalkan sholat karena alasan dan kondisi apapun. Dengan sholat in sya Allah akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi pribadi yang dicintai Allah SWT .

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk bisa menjalankan setiap perintahNya dan menjauhi laranganNya. Amiin.

 

 

——————-

Sumber : Disarikan dari berbagai sumber