Usai prosesi pelantikan sekaligus serah terima jabatan pengurus Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Jama’ah  Fathan Mubina (Jafana) periode 2019/2020 yang bernaung di bawah Unit Kemahasiswaan, Alumni dan Dakwah Islamiyah (KADI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) pada hari Sabtu, 11 Januari 2020, Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni (KKA), Dr. Phil. Emi Zulaifah, M.Sc., segera melakukan evaluasi terkait program-program kerja yang sudah dilakukan oleh pengurus lama khususnya pelaksanaan program taklim yang diamanahkan oleh DPPAI UII, Rabu, 15 Januari 2020 di Hotel Shantika.

Selain memberikan evaluasi, dalam kesempatan tersebut bu Emi Zulaifah kembali menyampaikan sejarah pendirian LDF Jafana yang memang dihadirkan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru akan pengetahuan keagamaan melalui program yang dinamakan mentoring atau pendampingan.

Jafana sendiri menurut sejarahnya lahir sebagai upaya tindak lanjut mengenai ‘urgensi keberadaan LDF’ pada lokakarya yang dihadiri oleh Pembantu Dekan III Fakultas Psikologi UII, KPM (Korps Pendampingan Mahasiswa), Rohis LEM, ASC (A Smart Club), IMAMUPSI (Ikatan Mahasiswa Muslim Psikologi), dan HMI MPO Psikologi, Sabtu, 23 Oktober 2004 silam.

Dari pertemuan tersebut, disepakati perlu dilakukannya berbagai tindakan pengembangan dakwah secara lebih komprehensif yang berlandaskan pada kenyataan mengenai urgensi sinergisitas gerak dakwah di Fakultas Psikologi UII dan optimalisasi potensi SDM di lingkungan Fakultas Psikologi UII, dalam hal ini kader-kader dakwah potensial. Kesepakatan bersama tersebut berujung pada sebuah keputusan besar yaitu dideklarasikannya LDF Psikologi UII.

LDF Psikologi UII tersebut kemudian diberi nama Jama’ah Fathan Mubina disingkat JAFANA yang berarti Jama’ah Kemenangan Nyata yang diketuai oleh Guntur guawa. Nama Jama’ah Fathan Mubina lahir dari kesepakatan bersama para peserta yang hadir pada Musyawarah Anggota LDF Psikologi UII, yang diadakan pada tanggal 15 Mei 2005. Tanggal 15 Mei 2005 ini kemudian menjadi hari berdirinya JAFANA.

Saat itu JAFANA merupakan organisasi semi otonom dibawah Dekanat Fakultas Psikologi UII yang berasaskan Islam dan berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Visi Jafana waktu itu adalah membangun nuansa kehidupan kampus yang Islami di Universitas Islam Indonesia pada umumnya dan di Fakultas Psikologi pada khususnya (sekarang Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya). Sedangkan untuk misinya antara lain (waktu itu) adalah memajukan syiar Islam, mengaktualisasikan kepentingan dakwah Islam, menjadi wadah pembinaan dan pengkaderan mahasiswa serta pengembangan Dienul Islam di Fakultas Psikologi UII, sebagai penyangga moral menuju Khoiru Ummah, serta membangun dan mempererat Ukhuwah Islamiyah. Sedangkan tujuannya (saat itu) adalah untuk mencetak generasi Robbani, mensinergikan gerak dakwah di Fakultas Psikologi UII, dan mengoptimalisasikan potensi dan kekuatan dakwah di Fakultas Psikologi UII  (sekarang Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII).