Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UNiversitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan prosesi penyambutan doktor baru sebelum pelaksanaan kegiatan kajian rutin (bulanan), Jumat, 18 Oktober 2019 di R. Auditorium FPSB UII.  Kali ini, doktor yang disambut adalah Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog, Dr. Rina Mulyati, S.Psi., M.Si., Psikolog dan juga Dr.rer.soc. Masduki, S.Ag., M.Si., MA. Adapun proses penyambutan sendiri diisi dengan sambutan Dekan, testimoni dari para doktor baru serta pemberian cinderamata dari fakultas kepada para doktor baru.

Usai proses penyambutan doktor baru, kegiatan dilanjutkan dengan kajian rutin dengan menghadirkan dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, Sp.S.  sebagai pemateri.  Di awal paparannya, Agus Taufiqurrahman mengingatkan sekaligus memotivasi para dosen muda untuk segera lanjut kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut beliau tekankan dengan dasar bahwa seseorang yang sudah lanjut usia (baca: tua) itu cenderung banyak neuron yang mati.  Sehingga hal tersebut tentu akan sangat sangat mengganggu kelancaran studi lanjut seseorang yang sudah tua dimana kemampuan berpikirnya akan jauh berkurang akibat banyaknya neuron yang mati tersebut.

Sedangkan kepada para jamaah pada umumnya, beliau berpesan agar bisa bekerja dengan ikhlas. “Kalau orang bekerjanya ikhlas, maka dia tidak akan ngemplang pekerjaan. Ngajar itu harus bikin mahasiswa senang, menikmati dan selalu menunggu jadwal mengajar itu lagi. Ini proses pembelajar yang luar biasa dan memang seharusnya seperti itu”, tuturnya.

Sedangkan terkait akreditasi, beliau memberi sinyal agar raihan tersebut dapat membuat kohesivitas yang lebih baik dan juga dapat lebih meningkatkan kesejahteraan para pegawainya.