Setiap jelang wisuda, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) senantiasa menggelar agenda pembekalan calon alumni. Jika pelaksanaan sebelumnya hanya berupa pembekalan calon alumni, maka pada akhir TA 2018/2019 ini konsep kegiatan pembekalan ditambah dengan pelepasan. Jadilah nama kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Calon Alumni.  Bedanya, pada kegiatan pembekalan dan pelepasan ini disajikan juga coffee break dan makan siang bersama (prasmanan). Dengan perubahan ini Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Phil. Emi Zulaifah, M.Sc berharap agar para alumni nantinya akan lebih berkesan. Kegiatan yang diselenggarkaan di ruang auditorium FPSB UI pada Selasa, 26 Dzulhijjah 1440 H/27 Agustus 2019 tersebut dibuka secara langsung oleh Dekan FPSB UII, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag., Psikolog.

Pada kegiatan ini, para calon alumni mendapat materi seputar Budaya Kerja di perusahaan startup PT. Gojek Indonesia dengan menghadirkan Aan Mei Handoko, S.I.Kom selaku Strategic Gofood Manager PT. GOJEK Indonesia. Menurut sosok yang akrab disapa Aan tersebut, setidaknya ada 3 pilar filosofi di PT. Gojek Indonesia,  speed (kecepatan), inovation (inovasi), dan social impact (dampak sosial) merupakan 3 pilar utama dari filosofi perusahaan startup tersebut. Dari ketiga pilar filosofi tersebut kemudian dibentuklah kultur/budaya kerja yang dirasakan cukup asyik bagi sebagian besar kaum millenial yang bekerja di perusahaan milik Nadiem Makarim itu. Selain tak dibatasi dengan ketentuan jam kerja maupun busana kerja (tidak harus kemeja), para pekerja juga bisa bekerja dimana saja (tidak terpaku harus di kantor). Inti dari budaya kerja di GOJEK tak lain adalah bebas dan fleksibel dalam menyelesaikan pekerjaan.

Dalam sambutannya, Dekan FPSB UII kembali mengingatkan para alumni tentang tujuan didirikannya UII, yakni untuk mencetak para ulama atau mencetak lulusan yang memiliki ilmu pengetahuan agama Islam. “Saya harap Anda menjadi alumni yang terhormat dan bermartabat, yakni alumni yang rahmatan lil ‘alamiin. Alumni yang kehadirannya selalu dinanti karena adanya anda terasa berdampak (baca: memberi manfaat). Alumni UII diharapkan juga bisa membuat perbedaan (baca: sesuatu yang bernilai lebih dari kebanyakan). Bisa menjadi pemimpin atau mengambil peran penting dalam sebuah komunitas/masyarakat serta bisa menjaga nama baik almamater UII”, ungkapnya.

Sedangkan Aan (sapaan akrab Aan Mei Handoko) yang juga tercatat sebagai alumni Prodi Ilmu Komunikasi FPSB UII dalam materinya menambahkan bahwa dalam lingkungan kerja startup, ide setiap individu sangat dihargai karena dipercaya menjadi aset yang besar dalam perusahaan. Terkait dengan budaya kerja yang bebas dan fleksibel dan tak mengenal istilah ‘jam kantor’ tersebut, pihak perusahaan juga mendukungnya dari sisi fasilitas yang dimiliki kantor GOJEK, seperti konsep kantor yang open space, tersedianya berbagai fasilitas olah raga (fitnes, pingpong, dll), kafe, time zone dan spot-spot ruangan yang bisa membuat karyawan nyaman dan betah bekerja untuk bisa memberikan yang terbaik bagi orang lain melalui perusahaan PT. GOJEK Indonesia.

Selebihnya, Aan juga berbagi tips untuk bisa bekerja di perusahaan startup, baik di PT. GOJEK Indonesia maupun perusahaan startup lainnya. “Bikin unik portofolio kalian. Perbaiki CV menjadi yang lebih unik. Buat akun di linkedin. Buat semenarik mungkin, karena biasanya perusahaan melihat potensi kalian dari linkedin”, ujarnya.

Selain mendapatkan materi seputar budaya kerja di perusahaan startup, peserta juga mendapatkan materi tentang kepemimpinan masa depan (Be The Next Future Leader) dari DPKA UII yang disampaikan secara apik oleh Fani Eka Nurtjahjo, S.Psi., M.Psi., Psikolog.