Seleksi Duta Promo Masuki Tahap Simulasi
Antusias. Mungkin kata ini yang tepat untuk disematkan pada para kandidat Duta Promo Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) saat menjalani tahap seleksi hari kedua berupa simulasi promosi, Selasa – Rabu, 16-17 April 2014. Di hadapan dewan penilai, para kandidat tampil dengan penuh semangat dan percaya diri. Sebagian besar peserta menyampaikan sejarah UII, sejarah FPSB UII, kondisi lingkungan belajar, keunggulan yang dimiliki, fasilitas/sarana dan prasarana, beasiswa dan juga penambahan muatan nilai ke-Islam-an dalam proses belajar mengajar di UII.

Sekitar 15 kandidat calon peserta PPL Australia 2014 yang merupakan hasil seleksi dari tahapan tes sebelumnya (Tes TOEFL pada 27 Maret 2014 dan Tes Wawancara pada 8 April 2014), kembali harus menunjukkan kepiawaiannya dalam teknik presentasi yang dihelat Kamis, 10 April 2014. Khusus untuk agenda ini, tim melibatkan
Meraih total point 76.8, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, Khulafaur Rosidin (Rosid) berhasil menempati posisi III (ketiga) seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tahun 2014 tingkat universitas yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Bakat/Minat dan Kesejahteraan Mahasiswa (DPBMKM) Universitas Islam Indonesia.
“Kami tertarik dengan penerapan aturan berpakaian di sini (baca: UII). Meskipun Ilmu Komunikasi UII masih sangat muda dibandingkan kami (Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung), tapi untuk penerapan aturan berpakaian secara Islami (utamanya berjilbab) sudah lebih dulu dari kami. Karena sampai saat ini kami memang belum membuat aturan tegas tentang cara berpakain tersebut”, ungkap
“Semoga para Master Psikolog baru ini mampu menjadikan dirinya seorang yang profesional, memiliki kompetensi yang tinggi, dan memiliki ketentraman hati yang dalam. Karena dengan itulah kita bisa lebih teguh dalam menghadapi berbagai macam permasalahan yang ada di masyarakat. Tentu saja harapan ini juga menjadi harapan semua pihak yang mengharapkan bantuan mendapatlkan ketenangan hati (baca: salah satunya dari peran Psikolog)”. Demikian harapan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wil. D.I.Yogyakarta, Drs. Helly P. Soetjipto, MA., saat memberikan sambutan dalam acara Pengambilan Sumpah lulusan Magister Psikologi Profesi

