From Theory and Research to Practices. Demikian tema The International Intensive Course in Islamic Psychology (IICIP) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan The International Institute of Islamic Thought (IIIT) dan International Association of Muslim Psychologists (IAMP). Kegiatan diikuti oleh 52 peserta yang berasal dari berbagai negara, seperti Rusia, Sudan, Malaysia, Cina, Asutralia dan tentunya Indonesia. Kegiatan yang diagendakan berlangsung hampir selama satu bulan tersebut (25 November sd 20 Desember 2019) menghadirkan para tokoh yang concern  dalam pengembangan Psikologi Islam di dunia sebagai pembicara, seperti Prof. Shukran Abdurrahman (IIUM, Malaysia), Dr. Hanan Dover (Australia), Prof. Dr. Akbar Husein (India), Dr. Olga Pavlova (Rusia), Dr. Taufik Kasturi (Indonesia), Dr. Phil. Quratul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog (Indonesia)  dan beberapa pembicara lainnya.

Pada kegiatan opening ceremony yang dihelat Senin, 25 November 2019 di ruang audiovisual Gedung Moh. Hatta (Perpustakaan UII), Dekan FPSB UII, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag., Psikolog menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan Psikologi Islam yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Bentuk lain yang dilakukan sebagai komitmen dalam pengembangan Psikologi Islam adalah melakukan riset-riset yang terkait dengan Psikologi Islam, seperti topik pemaafan, sholat, sabar, kebersyukuran dan masih banyak lagi. Bentuk lainnya adalah penerbitan jurnal ilmiah yang berisi tulisan-tulisan bertema Psikologi Islam, penerbitan buku-buku Psikologi Islam, dan juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga Psikologi Islam (IIIT, IAMP, API, dll).

“Semoga bisa menjadi ilmu Allah yang bisa dipahami oleh banyak orang dan bisa diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari”, harapnya.

Sementara Dr. Habib Chirzin yang mewakili IIIT memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara tersebut yang merupakan bagian dari kerjasama yang sudah terjalin sejak 2009 antara FPSB UII dengan IIIT. “Tidak hanya dari teori dan riset ke praktek, tapi harapannya juga bisa dari praktek ke riset yang kemudian menghasilkan teori”, tuturnya. Habib Chirzin pun mengakui FPSB UII merupakan salah satu fakultas yang benar-benar sangat peduli dengan pengembangan Psikologi Islam.

Selama hampir satu bulan tersebut, peserta akan mendapatkan cukup banyak materi Psikologi Islam, seperti Construct Development for Islamic Psychology, Theory Development, Integrated Epistemology of Religion (Islam) and Science, Islamic Psychology Intervention for Small and Medium Enterprises, Prophetic Leeadership, Islamic Psychology and Counseling, Tazkia Intervention, Concept and Theory Development using Islamic Psychology for Clinical Intervention, Social Psychology: Muslim Identities at The Face of Global Change, Psychological Strength within Muslim Communities, Clinical Practices for Multicultural Populations, Psychological Issues in Muslim Minoritas, dan masih banyak lagi.