Prodi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia  (UII) kembali menggelar kegiatan Diplomatic Course (DC) & Table Manner bagi mahasiswa angkatan 2018, Sabtu-Minggu, 22-23 Juni 2019 di Auditorium FPSB UII dan Hotel Shantika Yogyakarta. Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Dekan FPSB UII, Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag., Psikolog menghadirkan Benny Yan Pieter Siahaan (Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN di Kementerian Luar Negeri RI), Foster Gultom (Diplomat Ahli Utama, Direktorat Kerja Sama Eksternal ASEAN, Ditjen Kerja Sama ASEAN-Kemenlu RI), dan Danang Waskito (Wakil Direktur untuk Amerika, Eropa dan Wilayah Lain, Ditjen Kerjasama Kemenlu RI) sebagai pemateri.

Dalam sambutannya, Dekan FPSB UII sangat mengapresiasi dukungan yang selama ini sudah diberikan pihak KEMENLU RI kepada prodi HI FPSB UII, seraya berharap kegiatan tersebut nantinya benar-benar bisa bermanfaat bagi para lulusa prodi HI jika kelak mengemban amanah sebagai seorang diplomat.

Sedangkan Penny Y.P. Siahaan dalam materinya berharap agar para pemuda benar-benar mau mengambil peran atau setidaknya peduli dengan organisasi ASEAN. Benny pun merasa sangat senang dengan kegiatan Dc Prodi HI tersebut yang dimaknai sebagai salah satu upaya membumikan ASEAN.

“Asean tidak hanya milik diplomat saja, tapi seluruh warga ASEAN. Inti dari organisasi ASEAB ini hidup adalah generasi mudanya. ASEAN itu banyak gunanya bagi anak muda. Di ASEAN ada beasiswa, maupun juga pertukaran mahasiswa. Peran pemuda sangat penting untuk kesinambungan dan relevansi ASEAN”, ungkapnya.
Benny pun lebih jauh memberikan overview  kondisi organisasi ASEAN kepada para peserta, baik dari sejarah berdiri, dinamika perjalanan organisasi dari masa ke masa, hingga kondisi ASEAN terkini yang terus bergulir, bertransformasi dan terus menjalin hubungan baik atau kemitraan dengan negara2 besar seperti halnya Amerika Jepang, Australia dan beberapa negara besar lainnya.

Sementara mantan dubes RI untuk Kazaktan,  Foster Gultom dalam kesempatan tersebut menyampaikan secara khusus mengenai persidangan ASEAN. Sedangkan Danang Wicaksono menyampaikan materi yang terkait dengan kelengkapan dalam persidangan ASEAN termasuk protokoler.

Kegiatan ditutup dengan Table Manner untuk memberikan gambaran tentang jamuan di forum internasional.