Dalam rangka memperbaharui pengetahuan mahasiswa terhadap isu-isu antarkawasan terkini, Prodi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menghadirkan Dr. Mustafa Izzuddin sebagai pemateri webinar bertema  What the UAE-Israel Bahrain Deal Means for Southeast Asia, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Dr. Mustafa Izzuddin sendiri diundang sebagai pemateri dikarenakan pengalaman beliau dalam analisis antarkawasan, utamanya Asia Tenggara. Beliau pun saat ini berstatus sebagai dosen tamu di Program Studi Hubungan Internasional FPSB UII. Beliau diminta untuk memberikan pandangan-pandangan baru tentang keterkaitan antara isu normalisasi Bahrain, Israel, dan UEA dengan negara-negara Asia Tenggara

Dalam paparannya, National University of Singapore tersebut banyak menyampaikan isu-isu yang terjadi di Timur-Tengah dan menghubungkannya dengan tanggapan-tanggapan dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Paparan yang disampaikan cukup menarik simpati mahasiswa untuk kemudian aktif bertanya mengenai isu tersebut. Mahasiswa pun menjadi lebih mengetahui terkait konflik yang terjadi di Timur Tengah, sehingga mereka juga diharapkan nantinya dapat menjadi lebih kritis memahami isu yang terjadi di dunia internasional.

Selain untuk meningkatkan pemahaman manusia mengenai isu normalisasi hubungan antara Bahrain, Israel, dan UEA, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat kerjasama HI UII dengan NUS dalam bidang akademik.