Posts

Penelitian Mahasiswa Psikologi Tembus Jurnal Internasional

The Relationship among Hedonistic Lifestyle, Life Satisfaction, and Happiness on College Students. Demikian judul penelitian Achmad Sholeh, mahasiswa prodi Psikologi (Psi) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang berhasil menembus International Journal of Social and Humanity (IJSSH Vol. 7 Number 9, September 2017. ISSN 2010-3646).   Read more

Mahasiswa Psikologi Juara 2 OPI IV 2017

Perhelatan akbar Olimpiade Psikologi Indonesia (OPI) ke 4 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat HIMPSI bekerjasama dengan Pengurus Wilayah HIMPSI Yogyakarta, 7-8 Shafar 1439 H/27-28 Oktober 2017 telah selesai. Satu prestasi berhasil diukir oleh Mahasiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) atas nama Nyda Afsari yang berhasil meraih Juara 2 cabang Psychopaper melalui karyanya yang berjudul Optimalisasi Peer Support melalui Metode E-Counseling: Upaya Peningkatan Pendidikan dalam Menangani Penyesuaian Akademik Mahasiswa Baru. Read more

Psikologi Gelar Kolokium Bersama Dr. Fonny Daneaty Hutagalung

Cognitive Ability between Malaysia and Indonesia Preschooler. Demikian materi yang disampaikan Dr. Fonny Daneaty Hutagalung (dosen Universitas Malaya-Malasyia) pada kolokium bertema “Tes Kecerdasan McCarthy” yang diselenggarakan oleh Departemen Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 29 September 2017 di R. Auditorium FPSB UII. Read more

Keluarga Besar UII Harus Tegakkan Visi UII sebagai PT yang Rahmatan Lil ‘Alamiin

Universitas Islam Indonesia merupakan Perguruan Tinggi Nasional tertua di Indonesia yang memiliki visi terwujudnya Universitas Islam Indonesia sebagai rahmatan lil ‘alamin, memiliki komitmen pada kesempurnaan (keunggulan), risalah Islamiyah, di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan dakwah, setingkat universitas yang berkualitas di negara-negara maju. Visi tersebut sejatinya sudah ada (diinternalisasi dan diimplementasikan oleh civitas akademika UII) sejak lama, bahkan sebelum dijadikan visi resmi UII. Visi tersebut merupakan amanah yang berat namun harus terus diupayakan sebaik mungkin oleh segenap keluarga besar UII. Hal ini disampaikan oleh  Imam Mudjiono, S.Ag saat memberikan tausiyah hikmah syawalan di acara syawalan keluarga besar UII yang diselenggarakan pada hari Senin, 3 Juli 2017 di Auditorium Prof. Abdul Kahar Muzakir Kampus Terpadu UII. Read more

Jafana Buka Bersama di Panti Asuhan Nurul Yasmin

Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jama’ah Fathan Mubina (JAFANA) berbagi kebahagiaan dengan menggelar acara buka bersama keluarga besar Panti Asuhan Nurul Yasmin, Kroco, Sukorharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Rabu, 14 Juni 2017. Selain buka bersama, kegiatan juga diisi dengan permainan-permainan lompat berkode, sholat magrib berjamaah, ramah tamah, sholat isya’ berjamaah, sholat tarawih dan witir berjamaan,serta tausiyah  yang disampaikan oleh  Muh. Arif Rizqi, S.Psi. Read more

Marcom Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Pada Bulan Ramadhan 1438 H ini, Tim Marketing  and Communication (MARCOM) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) berbagi kebahagian berupa buka bersama dengan keluarga besar Rumah Yatim Yogyakarta, Ahad, 11 Juni 2017 di Mushola Baitul Hadi  FPSB UII.  Kehadiran rombongan (lk. 28 orang) bersama Pak Tosim (pengasuh) disambut hangat oleh Kepala Unit Pemasaran, Kerjasama dan Humas (PKH) FPSB UII, Ratna Permata Sari, S.I.Kom., M.A beserta Tim Marcom FPSB UII. Read more

Komunikasi gelar RWC

Ramadhan With Coomunication (RWC). Demikian nama kegiatan tahunan yang kembali diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM) Prodi Ilmu Komuikasi (ILKOM) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 8 Juni 2017 di depan gedung Unit 18 Kampus Terpadu UII. Selain mengundang segenap civitas FPSB UII, panitia juga mengundang santri dari Pondok Pesantren Tauhidul Ummah Yogyakarta dan  Panti Asuhan Darul Qolbi Yogyakarta untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan melantunkan hafalan QS Al Baqarah ayat 184-190 dan qiroatil Qur’an.  Dekan FPSB UII beserta Ka. Prodi dan sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi FPSB UII tampak hadir dalam acara tersebut.  Read more

Mahasiswa Psikologi Kreasikan Limbah Plastik sebagai Tas Jali Unik

Berawal dari ide ingin menciptakan sebuah produk yang bermanfaat bagi lingikungan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang juga berasal dari lingkungan sekitar, akhirnya mahasiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yang terdiri dari Adi Muliya Nurcahyo (Psi-2014), Riska Pratama (Psi-2012), Mora Sukma Rizkiyani (Psi-2014) dan Wahyu Meka Rihlati (Psi-2014) dengan dibantu dosen pembimbing berinisiatif menciptakan produk Tas Jali (tas belanja lipat). Rencana itu pun akhirnya dikembangkan sebagai gagasan dalam proposal PKM-K.

“Setelah proposal kami lolos dan kami mulai untuk merealisasikan program ini, kami sedikit mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku produk. Bahan baku produk kami sendiri antara lain limbah sampah plastik (dikhususkan untuk sampah kemasan minuman sachet), kain, resleting, pita dan pengait. Kesulitan kami adalah justru dalam mendapatkan sampah tersebut. Hal pertama adalah karena bank sampah yang sebelumnya dikelola oleh komunitas ketua kelompok kami ternyata sudah tidak ada. Sehingga akhirnya kami mencari informasi kepada teman yang jurusan teknik lingkungan mengenai bank sampah yang ada di sekitar Sleman-Yogyakarta. Kemudian kami menyurvey beberapa bank sampah yang terdekat namun hasilnya nihil. Ada bank sampah yang telah menjual semua sampah yang telah dikumpulkan berbulan-bulan, ada bank sampah yang telah memproduksi sendiri produk tas plastik, dan bank sampah yg kebanyakan tidak memiliki sampah plastik kemasan minuman sachet. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari jalan lain yaitu dengan bekerja sama dengan kantin di FPSB, dimana kami meminta pemilik kantin untuk mengumpulkan sampah bekas minuman sachet tersebut. Alasan kami menggunakan sampah plastik jenis itu adalah karena menyesuaikan dengan desain tas kami yang tidak sepenuhnya terdiri dari plastik sehingga berbeda dengan produk lainnya”, ungkap Wahyu Meka Rihlati.

Wahyu Meka Rihlati menambahkan bahwasannya selain memiliki desain yang unik, mudah dibawa kemana saja karena bentuknya yang mudah dilipat, digantung, dan kecil serta berbeda dengan tas belanja plastik yang biasa diproduksi oleh industri rumahan lainnya, produk mereka juga tidak memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Hal tersebut dikarenakan selain produk yang dihasilkan bukan merupakan makanan, produk mereka juga dapat mengurangi limbah sampah plastik. Pembuatannya ternyata tidak terlalu sulit, yakni hanya menjahit kain yang digabungkan dengan limbah plastik dan bahan lainnya.

“Tas Jali menguntungkan secara finansial karena tidak membutuhkan modal yang terlalu banyak. Tiap satu tas yang terjual sudah mampu menutupi modal yang dibutuhkan untuk membuat satu tas tersebut. Jika Tas Jali diproduksi dalam skala besar maka keuntungan yang diperoleh pun semakin besar. Kami juga bermitra dengan penjahit-penjahit kecil di sekitar kampus UII sehingga dapat membantu mereka dalam melebarkan usaha jahit. Kedepannya Tas Jali akan terus mengalami inovasi desain-desain yang lebih bervariatif. Harapan kami melalui Tas Jali ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sesuai tujuan awal kami yaitu untuk memberdayakan masyarakat sekitar, terutama ibu rumah tangga agar dapat menambah penghasilan keluarga. Kami juga berharap dapat lolos hingga ke PIMNAS 2017 agar dapat mengharumkan nama UII, khususnya bagi FPSB dan Psikologi”, pungkasnya.

Psikologi Kaji Neurosains : Prospek dan Tantangan

Dalam rangka mengetahui perkembangan kajian neurosains terkait sejauh kemampuannya dalam menguask misteri otak yang berpengaruh pada perilaku manusia serta prospek studi neurosains di Indonesia (peluang dan tantangannya), Departemen Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Prodi Psikologi (Psi) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menggelar kolokium bertema “Tren Neurosains dalam Psikologi: Prospek dan Tantangan” pada hari Rabu, 7 Juni 2017 di Auditorium FPSB UII Yogyakarta dengan menghadirkan Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi., Ph.D (Dosen UGM) sebagai pemateri. Adapun moderator dibawakan oleh Hariz Enggar Wijaya, S.Psi., M.Psi.

Dalam paparannya, Galang Lufityanto banyak menceritakan perkembangan penelitian/kajian-kajian bidang neurosains khususnya di luar negeri. Menurutnya keilmuan Psikologi memiliki hubungan yang sangat erat (dekat) dengan neurosains, karena keduanya sama-sama mempelajari perilaku manusia, namun dengan pendekatan atau metode yang berbeda. Neurosains mempelajri perilaku manusia melalui susunan syaraf-syaraf yang ada otak.

“Motivasi mempelajari neurosains didasari pada keinginan yang kuat untuk menemukan mekanisme paling mendasar dalam menjelaskan fenomena psikologis pada manusia. Dengan mempelajari neurosains ini Kita semakin tahu bahwa kita sangat kecil sekali dibanding misteri alam semesta yang luar biasa dan ada kekuatan besar/luar biasa di alam ini”, ungkapnya.

Sementara Kepala Departemen Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, Uly Gusniarti, S.Psi., M.Si., Psikolog menjelaskan bahwa secara spesifik dalam ranah Psikologi, studi neurosains mengambil porsi sebesar 13,4%.  Terlihat kecil sepintas, namun jika dibandingkan dengan bidang sosial, riset neurosains dalam psikologi lebih tinggi hampir dua kalinya. Studi awal kajian neurosains dalam psikologi tercatat muncul pertama kali dalam Scopus pada tahun 1961 dan mencapai titik puncak pada tahun 2012.  Mulai pada tahun 2016, studi neurosains terlihat menurun tajam.  Meskipun demikian, gelombang neurosains di Indonesia justru terasa tengah dilirik, baik dalam ranah medis maupun psikologi.  Topik neurosains mengemuka dalam beberapa tahun ini.

Psikologi Adakan Workshop AUN-QA

“Banyak hal yang musti dipersiapakn untuk sertifikasi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Saat ini prodi psikologi dapat hibah PHK PS menuju ke sertifikasi AUN QA tahun 2020. Self Report Assessment (SAR) harus sudahs mulai disiapkan sejak awal. Salah satunya adalah kurikulum baru. Karena fokus AUN QA adalah outcome based sehingga kurikulum pun harus mengikuti ketentuan dari AUN QA. Harapannya adalah perlu adanya dukungan dari semua pihak terutama adalah dari fakultas dan universitas”. Demikian ungkap Ka. Prodi Psikologi (Psi) Fakultas Psikoologi dan Ilmu Sosial Budaya (FSB) Universitas Islam Indonesia (UII) usai penyelenggaraan workshop sosialisasi hasil studi banding Tim PHK PS Internasionalisasi Program Psikologi, Senin, 29 Mei 2017 di Indolux hotel dengan menghadirkan Leni Sophia Heliani, ST., M.Sc., Ph.D dari Kantor Jaminan Mutu (KJM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Prodi Psikologi sudah merencanakan beberapa program dalam rangka memperoleh akreditasi AUN-QA tersebut, seperti (a) penyusunan kurikulum dan capaian pembelajaran yang memuat kekhasan psikologi Islam dan berstandar internasional, (b) peningkatan kompetensi dosen, (c) peningkatan kuantitas jumlah penelitian, pengabdian masyarakat dan publikasi ilmiah internasional, (d) peningkatan wawasan dan kompetensi mahasiswa, (e) pengembangan sistem pembelajaran dan manajemen mutu berbasis teknologi, (f) inisiasi laboratorium psikologi standar internasional serta (g) penyusunan AUN-QA SAR.

Namun demikian, untuk tahun pertama program yang akan dilakukan fokus pada penyusunan kurikulum dan capaian pembelajaran yang memuat kekhasan psikologi Islam dan berstandar internasional (a), peningkatan kompetensi dosen (b) dan penyusunan AUN-QA SAR. Prodi juga akan melibatkan beberapa tenaga ahli dari universitas luar negeri seperti UWA Australia dan UM Malaysia.