FPSB

Komunikasi Gelar Kuliah Umum "News Coverage in the Age of Donald Trump"

Sebuah hasil survey bertitel “Do you like Donald Trump?” disampaikan oleh Prof. Wayne Wanta, seorang researcher asal Departmenet of Journalism at the University of Florida, USA pada acara kuliah umum bertema “News Coverage in the Age of Donald Trump” yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan American Institute of Indonesian Studies (AIFIS) , Jumat, 10 Maret 2017 di R. Auditorium Perpustakaan Pusat Kampus Terpadu UII. Dari hasil survey tersebut diketahui bahwa kebanyakan responden tidak menyukai atau bahkan membenci Donald Trump. 

Lebih jauh sosok yang pernah mempresentasikan makalah di 50 negara berbeda dan telah menulis lebih dari 180 artikel penelitian bidang komunikasi politik dan efek media tersebut membeberkan tentang kondisi media/efek pemberitaan media terkait terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Banyak media yang mengutip akun tweeters Donald Trump sebagai sumber berita.  Hal ini tentulah sangat tidak tepat. Seringnya pemberitaan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang dirasakan masyarakat, justeru memicu banyak protes/kritikan dari masyarakat. Bahkan masyarakat Amerika banyak yang sudah tidak begitu percaya terhadap media yang ada.

Read more...

UPSI Kembali Silaturrahmi ke FPSB UII

Lembaga mahasiswa Majlis Mahasiswa Kolej Ung-ku Omar Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Tanjong Malim, Perak- Malaysia kembali bersilaturrahmi dengan Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) yakni Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan juga Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM), Kamis, 09 Maret 2017 di Kampus Terpadu UII.  Kehadirannya bersama Prof. Dr. Rahmatullah Khan dan Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si disambut hangat oleh Dekan FPSB UII bersama ketua DPM/LEM FPSB UII di R. Auditorium FPSB UII. 

Dalam sambutannya, Prof. Rahmatullah Khan (Professor VK7, Faculty of Education and Human Development, Universiti Pendidikan Sultan Idris) menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa UPSI ke UII merupakan pengalaman yang penting dan bersejarah, karena mereka berkunjung ke sebuah perguruan tinggi tertua di Indonesia. “Program lawatan ini merupakan lawatan akademik dan sosial yang akan mengukuhkan hubungan antara institusi dan juga antara negara. Kami berharap pelajar-pelajar kami dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya khususnya tentang alat tes psikologi”, ungkapnya.

Read more...

FPSB Sosialisasikan Subsidi Kegiatan Lembaga Kemahasiswaan, UKM dan Call for Paper

Dalam rangka menyosialisasikan aturan-aturan draf panduan subsidi pendanaan dari kemahasiswaan universitas/fakultas terkait dengan ketentuan dan mekanisme pengajuan bantuan/subsidi mulai dari universitas-fakultas-prodi, secara khusus  Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pada hari senin, 6 Maret 2017 di R. Auditorium FPSB UII.

Bersama dengan Kepala Unit Kemahasiswaan, Alumni dan Dakwah islamiyah (KADI) FPSB UII, Dekan FPSB UII, Dr.rer.nat. Arief Fahmie, MA., Psi secara langsung menyampaikan aturan-aturan terkait subsidi kegiatan kemahasiswaan untuk lembaga, UKM, dan komunitas serta subsidi untuk kegiatan call for paper, lomba penalaran, bakat dan minat. Beberapa aturan pendanaan mengalami perubahan.

Read more...

Psikologi Raih Hibah Internasionalisasi Prodi

Program Studi Psikologi (Psi) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil memperoleh Hibah Internal Internasionalisasi Prodi dari Badan Pengembangan Akademik (BPA) UII senilai 380 juta. Hal ini disampaikan oleh Ka. Prodi Psikologi FPSB UII, Mira Aliza Rachmawati, S.Psi., M.Si usai nego costing dengan BPA UII, Kamis, 3 jumadil Akhir 1438 H / 2 Maret 2017 M lalu.

Read more...

Prof . Marcus Stück Berbagi Pengalaman & Pengetahuan

Anak-anak tidak mungkin diajak berpikir tentang masalah yang dihadapinya.  Untuk itu perlu kita tunjukan kepada anak bahwa  kita peduli, care, cinta pada anak, baru  kemudian memberikan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi anak. Parameter biologis seperti halnya penggunaan alat test smartwatch, strees pilot dan sebagainya bisa lebih tepat diberikan kepada anak-anak jika dibandingkan dengan menggunakan kuesioner skala. Demikian kiranya inti sharing pengalaman yang disampaikan oleh Prof. Dr. rer. nat. habil. Marcus Stück pada mahasiswa Prgram pascasarjana Magister Psikologi Profesi (MAPPRO) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UI), Selasa, 28 Februari 2017.

Read more...