Psikologi Gelar Pelatihan Menulis Jurnal Internasional

Mempublikasikan hasil penelitian/naskah karya ilmiah ke jurnal internasional bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Butuh kerja keras dan strategi khusus untuk menembusnya. Oleh karena itu, untuk memperkaya strategi para dosen guna menembus jurnal internasional, Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia secara khusus menyelenggarakan workshop “Penulisan Jurnal Internasional” dengan menghadirkan Prof. Dr. rer. nat. habil. Marcus Stück, Senin, 27 Februari 2017. Workshop tersebut merupakan rangkaian dari implementasi kerjasama antara Universitas Islam Indonesia dengan DPFA Hochschule Sachsen, University of Applied Sciences, Jerman.   

Dalam paparannya, Marcus Stück menghimbau agar setiap dosen (bila memungkinkan) mau mengkompilasi publikasi penelitiannya sehingga tahu proses yang sedang berjalan. Membuat akun di www.reseachgate.net menjadi saran berikutnya. Melalui portal tersebut dosen bisa mengupload karyanya dan juga bisa terkoneksi sekaligus mendapat masukan dari peneliti lainnya.

Lebih jauh beliau juga menyarankan agar karya penelitian dapat dipecah menjadi beberapa naskah dengan teknik-teknik tertentu. Dan apabila sebuah penelitian belum sempurna, tetap  bisa dikirim ke jurnal internasional yang levelnya biasa, kalau sudah mantap/bagus maka bisa dikirim ke level yang lebih bagus.

Saran yang tak kalah penting adalah untuk memilih topik2 yang disukai. Hal ini penting karena sebuah karya penelitian yang bagus membutuhkan waktu yang cukup lama dengan proses dan publikasinya yang berat. Publikasi ke jurnal yang bagus butuh waktu 1-2 tahun. Jika seorang penelitia tidak menyukai topik penelitiannya, maka dikhawatirkan orang tersebut akan berhenti di tengah jalan/menyerah duluan atau bahkan mengalamai stres.

 “Kalau menurut saya sih hal yang menarik adalah kita perlu memetakan sebenarnya publikasi kita sudah sampai mana? Alternatif jurnal yang diinformasikan juga sangat menarik dan praktis. Harapannya tentu nanti akan memotivasi kita untuk lebih banyak melakukan penelitian yang berkualitas dan bisa terpublikasi ke jurnal internasional”, ungkap salah satu peserta workshop, Resnia Novitasari, S.Psi., M.A.